Biasanya, kita mengatasinya dengan beristirahat atau minum obat pereda nyeri.
Namun, Anda perlu waspada. Jika sakit perut muncul dengan pola yang tidak biasa, misalnya rasa nyeri yang berpindah lokasi, bisa jadi itu merupakan sinyal darurat dari radang usus buntu (apendisitis).
Kondisi ini kerap dimulai dengan gejala samar sehingga mudah diabaikan. Usus buntu sendiri adalah kantong kecil berbentuk jari yang menempel pada usus besar di sisi kanan bawah perut.
Ketika organ kecil ini mengalami peradangan dan infeksi, kondisi tersebut disebut radang usus buntu.
Jika tidak segera ditangani, usus buntu yang meradang bisa pecah dan menyebarkan infeksi berbahaya ke seluruh rongga perut. Situasi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera.
Radang usus buntu adalah kondisi darurat medis yang tidak bisa diatasi di rumah. Jika Anda mengalami pola nyeri perut berpindah seperti yang dijelaskan di atas, segera cari pertolongan medis atau langsung menuju unit gawat darurat (UGD).
Hindari makan, minum, atau mengonsumsi obat pereda nyeri, karena tindakan ini bisa memperburuk kondisi atau menyamarkan gejala saat diperiksa dokter.
Di rumah sakit, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, serta pemindaian seperti USG atau CT scan untuk memastikan diagnosis. Jika terkonfirmasi, operasi pengangkatan usus buntu (apendektomi) akan dilakukan sebagai penanganan utama.
Tren terbaru : Bisnis Parfum wangi tahan lama pria
Cara Mengenali Gejala Usus Buntu
Dilansir dari Times of India, berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan:
1. Demam ringan
2. Nyeri tumpul di sekitar pusar Pola nyeri sangat khas:
- Dimulai di tengah perut – rasa sakit pertama kali muncul di sekitar pusar.
- Berpindah ke kanan bawah – dalam 12–24 jam, nyeri akan bergeser signifikan dan menetap di perut kanan bawah.
3. Mual dan terkadang muntah
4. Kehilangan nafsu makan
5. Perut terasa kembung dan kaku saat disentuh
6. Nyeri bertambah saat bergerak, batuk, atau menarik napas dalam
7. Gejala urin ringan, seperti sering buang air kecil atau rasa tidak nyaman di kandung kemih
Karena gejalanya mirip dengan gangguan pencernaan, banyak orang salah mengira kondisi ini sebagai keracunan makanan atau sakit maag biasa.
