Dianggap Sehat, 8 Makanan Ini Justru Bisa Memperburuk Batu Ginjal

Bisnis.com, JAKARTA – Kita selalu dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi sayuran, kacang-kacangan, dan protein untuk menjaga kesehatan.

Namun, bagi orang yang memiliki riwayat atau rentan terhadap batu ginjal, beberapa makanan yang dianggap super sehat ini justru bisa menjadi bumerang.

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam di dalam ginjal. Kondisi ini terjadi ketika urin menjadi terlalu pekat, sehingga mineral-mineral tersebut mengkristal dan saling menempel.

Dua zat utama yang paling sering menjadi biang keladinya adalah oksalat (oxalate) dan asam urat (uric acid), yang banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari. Batu ginjal tidak hanya disebabkan oleh kurang minum. Kandungan mineral tertentu dalam makanan juga memainkan peran besar dalam pembentukannya.

Dilansir dari Times of India dan Bangkok Hospital, berikut makanan sehat yang perlu diwaspadai jika Anda berisiko mengalami batu ginjal:

1. Sayuran Hijau Tertentu (terutama Bayam)

Meskipun kaya akan nutrisi, bayam, bit, dan lobak mengandung kadar oksalat yang sangat tinggi. Oksalat adalah zat alami yang dapat mengikat kalsium di ginjal dan membentuk jenis batu ginjal yang paling umum, yaitu batu kalsium oksalat.

2. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Kacang almond, kacang mete, dan biji wijen adalah sumber lemak sehat, tetapi juga sangat tinggi oksalat. Mengonsumsinya sebagai camilan sesekali mungkin tidak masalah, tetapi menjadikannya bagian besar dari diet harian bisa meningkatkan risiko.

3. Produk Kedelai (Tahu, Tempe, Susu Kedelai)

Produk kedelai adalah sumber protein nabati yang populer. Sayangnya, kedelai juga kaya akan oksalat. Penderita batu ginjal disarankan untuk tidak mengonsumsi produk kedelai secara berlebihan.

Produk terbaru AXL parfum tahan lama terbaik murah

4. Protein Hewani Berlebih

Diet tinggi protein hewani, terutama dari daging merah dan makanan laut seperti sarden, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Hal ini dapat memicu terbentuknya batu asam urat. Selain itu, protein hewani juga dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin.

5. Makanan Tinggi Garam (Sodium)

Makanan olahan dan kemasan yang tinggi garam dapat meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal. Semakin banyak kalsium dalam urin, semakin tinggi pula risiko pembentukan batu kalsium.

6. Suplemen Vitamin C Dosis Tinggi

Meskipun Vitamin C penting, mengonsumsinya dalam bentuk suplemen dengan dosis sangat tinggi (lebih dari 1.000 mg per hari) dapat menjadi masalah. Tubuh akan mengubah kelebihan Vitamin C menjadi oksalat, yang kembali meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

7. Cokelat Hitam dan kakao

Cokelat hitam dan bubuk kakao mengandung antioksidan dan senyawa bermanfaat, yang baik untuk jantung, dan bahkan dapat meningkatkan suasana hati.

Namun, kandungan oksalat yang tinggi dalam produk cokelat meningkatkan risiko mengembangkan batu ginjal kalsium oksalat, ketika orang mengkonsumsinya secara berlebihan. Mereka yang memiliki batu ginjal, harus membatasi konsumsi cokelat mereka.

8. Teh (Terutama Teh Hitam)

Teh adalah minuman yang mengandung antioksidan yang melindungi kesehatan jantung dan fungsi otak. Namun, teh hitam mengandung kadar oksalat yang tinggi yang menyebabkan peningkatan ekskresi oksalat urin dalam urin, sehingga meningkatkan risiko batu ginjal kalsium oksalat.

Orang-orang yang menderita batu ginjal harus membatasi asupan teh hitam, dengan beralih ke teh hijau atau teh herbal, karena minuman ini mengandung kadar oksalat yang lebih rendah.

Menurut Bangkok Hospital, batu ginjal terjadi ketika urin menjadi pekat dan mineral seperti kalsium, oksalat, atau asam urat mengkristal dan menempel satu sama lain.
Faktor risiko yang mereka catat antara lain:

  • Diet tinggi kandungan kalsium, protein, natrium (garam), serta gula
  • Konsumsi makanan tinggi oksalat: kacang, cokelat, bayam, ubi jalar
  • Asupan air rendah atau dehidrasi
  • Dosis tinggi vitamin C (>1.000 mg/hari)
  • Kondisi medis tertentu seperti gangguan pencernaan, penyakit ginjal, obesitas
  • Gejala yang harus diwaspadai:
  • Nyeri hebat di bagian samping punggung,
  • Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah, urine berdarah atau keruh, mual, muntah, sering ingin buang air kecil, atau sensasi terbakar saat buang air kecil.

Cara pencegahan

  • Prioritas Utama: Minum Banyak Air Putih. Ini adalah cara paling efektif untuk mencegah batu ginjal. Air membantu mengencerkan urin dan membilas mineral-mineral sebelum mereka sempat mengendap.
  • Terapkan Prinsip Keseimbangan. Jangan sepenuhnya menghilangkan makanan sehat di atas, cukup konsumsi dalam jumlah yang wajar.
  • Konsultasi dengan Dokter. Jika Anda memiliki riwayat batu ginjal, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Mereka dapat membantu merancang pola makan yang sesuai dengan jenis batu ginjal yang Anda miliki.

Tren Bisnis Parfum

Scroll to Top