Bukan Cuma Jalan Kaki, Ini Olahraga Ringan agar Panjang Umur


Bisnis.com, JAKARTA – Semua orang ingin hidup lebih lama, tetapi yang lebih penting adalah hidup lebih lama dalam kondisi yang sehat, aktif, dan mandiri.

Di tengah gempuran tren kesehatan yang rumit, penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa salah satu kunci paling ampuh untuk umur panjang adalah sesuatu yang sangat mendasar yaitu olahraga teratur.

Namun, jenis olahraga seperti apa yang paling efektif?

Ternyata jawabannya terletak pada kombinasi beberapa jenis latihan sederhana, bukan hanya satu aktivitas saja.

Berikut beberapa jenis latihan ringan terbukti membantu menjaga tubuh tetap bugar dan memperpanjang harapan hidup:

1. Latihan Kardio (untuk Kesehatan Jantung)

Ini adalah fondasi dari umur panjang. Latihan aerobik atau kardio membuat jantung dan paru-paru Anda bekerja lebih efisien. Latihan Kardio dapat Menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Selain jalan cepat ( selama 20–25 menit sehari sudah bisa memberi dampak besar bagi jantung dan paru-paru) selain itu anda bisa melakukan jogging, bersepeda santai (selama 150 menit per minggu) atau berenang.

2. Latihan Kekuatan (untuk Otot dan Tulang)

Seiring bertambahnya usia, kita secara alami kehilangan massa otot dan kepadatan tulang. Latihan kekuatan adalah cara paling efektif untuk melawannya selama 30–60 menit per minggu dapat mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), menjaga metabolisme tubuh tetap tinggi, dan meningkatkan kekuatan untuk aktivitas sehari-hari. Anda dapat melakukan dengan mengangkat beban ringan, menggunakan resistance bands, atau latihan beban tubuh seperti squats dan push-ups.

3. Latihan Keseimbangan (untuk Mencegah Jatuh)

Ini adalah pilar yang sering diabaikan namun sangat krusial, terutama saat usia bertambah. Keseimbangan yang baik adalah kunci untuk tetap mandiri dan terhindar dari cedera akibat jatuh. Latihan ini dapat meningkatkan stabilitas tubuh dan koordinasi. Contoh yang mudah dilakukan adalah berdiri dengan satu kaki, berjalan tumit-ke-ujung-kaki, tai chi, atau yoga.

4. Latihan Fleksibilitas (untuk Kelenturan)

Menjaga kelenturan tubuh membantu Anda bergerak dengan lebih mudah dan bebas rasa sakit dan dapat mengurangi risiko cedera, mencegah kekakuan pada sendi, dan mempertahankan rentang gerak tubuh yang dapat anda lakukan dengan peregangan statis setelah berolahraga, yoga, atau pilates.

Kuncinya bukan pada seberapa keras Anda berolahraga, tapi seberapa rutin Anda melakukannya. Cukup luangkan 10 menit untuk bergerak baik dengan squat, jalan cepat, atau yoga ringan.

Langkah kecil setiap hari bisa jadi investasi terbaik untuk masa depan yang lebih sehat dan aktif. Tidak ada kata terlambat untuk memulai.

Tren Bisnis Parfum

Scroll to Top