Jelajah Pelabuhan dan Logistik 2025: Daya Tarik Toko Oleh-oleh Khas Cirebon


Bisnis.com, CIREBON – Di tengah persaingan bisnis ritel oleh-oleh yang semakin ketat, Toko Oleh-oleh Sumber Jaya Cirebon membuktikan diri sebagai pemain lama yang tetap relevan.

Berdiri kokoh sejak sebelum tahun 2000, toko yang berlokasi strategis di Jalan Siliwangi ini terus menjadi destinasi utama bagi para pelancong yang ingin membawa pulang cita rasa khas Kota Udang.

Toko Sumber Jaya Cirebon yang menawarkan oleh-oleh khas Cirebon telah lama memiliki nama yang dikenal oleh pelancong yang tengah mencari buah tangan khas Kota Udang. 

Sebelumnya, toko ini tidak berjualan di Jalan Siliwangi, melainkan di Pasar Pagi, Cirebon. Baru setelahnya, toko ini memilih Jalan Siliwangi sebagai tempat menjajakan buah tangan yang lebih mudah ditemui oleh para pelancong.

Tim Jelajah Pelabuhan dan Logistik Bisnis Indonesia 2025 menyempatkan diri untuk mampir ke toko ini. Telah dibuka sejak pagi tiba, toko ini didominasi oleh warna kekuningan yang menjadi ciri khasnya. Di dalamnya, berbagai oleh-oleh khas Cirebon dengan mudah ditemukan.

Beberapa buah tangan khas Cirebon yang ditawarkan di toko ini antara lain keripik udang, terasi khas Cirebon, ikan asin, kecap manis, hingga sirup Tjampolay yang menjadi legenda di Cirebon. Kesemua buah tangan itu dengan mudah ditemui oleh para pelancong di toko ini.

Amel (26), salah satu penjaga toko ini menerangkan, berbagai wisatawan dari luar kota kerap datang ke toko ini untuk mencari buah tangan khas Cirebon. Kendati turut menjual berbagai oleh-oleh khas daerah lain, tetapi produk yang paling banyak dicari oleh pengunjung di toko ini adalah produk olahan khas Cirebon, seperti sirup, ikan asin, hingga terasi khas Cirebon.

“Biasanya kalau liburan sekolah, Lebaran, itu ramai banget. Tapi biasanya sih kalau weekend banyak orang dari luar yang datang ke sini,” katanya kepada Bisnis, Jumat (3/10/2025).

Dengan nama yang telah melekat di antara para pelancong yang datang ke Cirebon, Amel bercerita bahwa penjualan di toko ini bisa mencapai Rp2–Rp3 juta sebagai omzet harian. Besaran tersebut belum termasuk omzet ketika weekend telah tiba, yang bisa mencapai hingga Rp5 juta per harinya.

Amel menilai, sejumlah wisatawan datang hanya untuk mencari terasi khas Cirebon. Sebagai warga asli Cirebon, Amel menyebut bahwa terasi Cirebon banyak digemari oleh wisatawan manca daerah lantaran rasa khas terasi Cirebon yang hanya perlu menggunakan sedikit bagian dari terasi untuk memberikan cita rasa yang kuat di makanan.

Tidak hanya itu, toko oleh-oleh ini juga menawarkan harga yang cenderung terjangkau kepada para pengunjungnya. Untuk membeli sejumlah barang seperti sirup, tiga buah cemilan khas Cirebon, terasi, dan cokelat Cirebon hanya perlu merogoh kocek senilai Rp185.000. 

Selain kelengkapan produk, harga yang terjangkau juga menjadikan toko oleh-oleh ini digemari oleh para pelancong yang tengah mencari buah tangan khas Kota Udang ini.

Tren Bisnis Parfum

Scroll to Top