Axl Rose Bawa Bendera Palestina saat Konser Guns N Roses di Bogota Kolombia


Bisnis.com, JAKARTA – Vokalis band rock Guns n Roses Axl Rose membawa bendera Palestina saat konser di Bogota Kolombia 7 Oktober 2025.

Dalam bendera tersebut tertulis ‘Idon’t need your civil war’ yang artinya “saya tidak butuh perang sipil Anda’

Aksi panggung pentolan grup musik asal Los Angeles Amerika Serikat itu langsung menuai pujian.

Para warganet membagikan momen tersebut di akun media sosialnya. Dan videonya pun menjadi viral.

Dalam bendera itu juga terdapat logo Guns N Roses. Usai membentangkan bendera dengan tulisan tersebut, dia melemparkannya ke dekat drum.

Para penonton pun bersorak seolah ikut mendukung aksi menolak perang yang didengungkan idolanya tersebut.

Puncak acara malam itu adalah “Civil War”, sebuah lagu yang ditulis oleh Axl Rose sebagai kecaman terhadap kekerasan dan konflik bersenjata. Di akhir penampilan, sang penyanyi meminta bendera Palestina kepada penonton, yang bertuliskan “I don’t need your war”.

Rose menunjukkan bendera itu, mengalungkannya sebentar di lehernya, dan menyerahkannya kepada timnya, berjanji untuk mengembalikan bendera yang telah ditandatangani kepada pemiliknya. Gestur tersebut disambut tepuk tangan meriah dari penonton, sebagai pesan eksplisit yang menentang perang.

Guns N’ Roses mempersembahkan malam rock di panggung Vive Claro di Bogotá pada tanggal 7 Oktober, di mana mereka mengenang hampir empat dekade karier musik mereka dan memberikan penghormatan kepada rakyat Palestina melalui penampilan lagu klasik mereka “Civil War.”

Konser tersebut berlangsung setelah beberapa hari ketidakpastian, karena acara tersebut telah mendapat persetujuan dari otoritas setempat hanya tiga hari sebelum tanggal yang dijadwalkan.

Ketika band naik ke panggung, penonton merayakan pembukaan dengan riff Slash (frasa yang diulang) dari Welcome to the Jungle, diikuti oleh penampilan Axl Rose di bawah langit cerah dan bulan yang terang.

Selama pertunjukan, Axl Rose mengatakan kepada penonton, “Semua teman Kolombia kami ada di sini,” sambil ia mondar-mandir di panggung tanpa lelah sepanjang pertunjukan tiga jam oleh band yang berbasis di Los Angeles tersebut.

Repertoarnya mencakup lagu-lagu ikonik seperti Mr. Brownstone, Chinese Democracy, Bad Obsession, It’s So Easy, dan Slither. Slither merupakan lagu cover Velvet Revolver yang telah dibawakan band ini dalam pertunjukan mereka selama beberapa tahun.

Salah satu yang menarik adalah penghormatan Axl Rose untuk penyanyi Inggris Ozzy Osbourne, yang meninggal dunia pada 22 Juli. Guns N’ Roses membawakan dua versi lagu Never Say Die dan Sabbath Bloody Sabbath, lagu-lagu Black Sabbath, band yang dipimpin oleh Osbourne. Penonton merespons penghormatan tersebut dengan antusias.

Ada juga solo gitar oleh Slash dan Richard Fortus dalam Rocket Queen, serta penampilan balada seperti Don’t Cry, Estranged, dan Knockin’ on Heaven’s Door, yang membangkitkan emosi penonton.

Konser ini merupakan bagian dari leg kedua tur dunia mereka di tahun 2025, dengan jadwal baru yang dijadwalkan untuk musim gugur ini di Meksiko, Amerika Tengah, dan seluruh Amerika Selatan.

Rangkaian konser baru ini menyusul kesuksesan Tur Eropa, Asia, dan Timur Tengah 2025 yang saat ini sedang berlangsung hingga akhir musim panas.

Konser di Kolombia merupakan bagian dari 13 tanggal tambahan penampilan band legendaris ini di panggung mulai bulan Oktober, dimulai di Kosta Rika, dilanjutkan dengan pertunjukan di El Salvador, Kolombia, Chili, Argentina, Brasil, dan Peru, sebelum ditutup di Meksiko pada bulan November.

Tren Bisnis Parfum

Scroll to Top