Kenali 7 Tanda Anda Sedang Jadi Korban Gaslighting

Bisnis.com, JAKARTA – Pernahkah Anda merasa bingung setelah berdebat dengan seseorang, sampai-sampai Anda mulai meragukan ingatan dan perasaan Anda sendiri? Jika iya, Anda mungkin sedang mengalami gaslighting.

Istilah ini berasal dari sebuah drama tahun 1938 berjudul Gas Light, di mana seorang suami memanipulasi istrinya hingga percaya bahwa sang istri menjadi gila.

Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis yang berbahaya, di mana pelaku membuat korbannya mempertanyakan realitas, ingatan, bahkan kewarasan mereka sendiri.

Taktik ini seringkali terjadi secara perlahan dan halus, membuatnya sulit untuk dikenali.

Parfum tahan lama ini menjadikan ingatan penuh memori keberadaan anda dimanapun

Dilansir dari Healthline, berikut adalah tanda-tanda bahwa Anda mungkin sedang menjadi korban gaslighting:

1. Mereka Terang-terangan Menyangkal Sesuatu yang Mereka Katakan atau Lakukan

Ini adalah taktik klasik. Mereka akan dengan tegas menyangkal janji atau perkataan mereka, bahkan jika Anda memiliki buktinya. Mereka akan berkata, “Aku tidak pernah bilang begitu,” atau “Kamu cuma mengarang cerita,” yang membuat Anda mulai meragukan ingatan Anda sendiri.

2. Perasaan Anda Dianggap Berlebihan atau Tidak Valid

Setiap kali Anda mencoba mengungkapkan perasaan sakit hati, mereka akan membalikkannya dengan mengatakan Anda terlalu sensitif atau bereaksi berlebihan.

Contohnya: “Kamu terlalu baper,” atau “Itu kan cuma bercanda, kenapa dibawa serius?”
Ini adalah cara untuk membuat Anda merasa bahwa perasaan Anda salah dan tidak valid.

3. Anda Terus-Menerus Dibuat Merasa Bersalah

Seorang gaslighter adalah ahli dalam memutarbalikkan fakta. Jika Anda marah karena perilaku mereka, entah bagaimana pada akhir percakapan, Anda justru yang menjadi pihak yang meminta maaf. Mereka akan membuat Anda percaya bahwa tindakan buruk mereka adalah akibat dari kesalahan Anda.

4. Mereka Menyerang Kewarasan Anda

Ini adalah inti dari gaslighting. Pelaku akan secara langsung atau tidak langsung mengatakan bahwa Anda “gila”, “tidak stabil”, atau “punya masalah”. Seiring waktu, tuduhan ini bisa meresap dan membuat Anda benar-benar mempertanyakan kesehatan mental Anda.

5. Mereka Menggunakan Kalimat Positif untuk Membuat Anda Bingung

Setelah menjatuhkan Anda, seorang gaslighter terkadang akan memberikan pujian atau kata-kata manis. Misalnya, “Kamu tahu kan aku sangat mencintaimu, makanya aku begini.” Taktik ini sangat efektif untuk membuat Anda bingung dan berpikir, “Mungkin dia tidak seburuk itu,” lalu Anda pun kembali meragukan penilaian Anda.

6. Mereka Mengisolasi Anda dari Orang Lain

Mereka mungkin akan meyakinkan Anda bahwa teman atau keluarga Anda adalah pengaruh buruk, atau bahwa hanya mereka yang benar-benar peduli pada Anda. Tujuannya adalah untuk memutus sistem pendukung Anda, sehingga Anda hanya bergantung pada realitas versi mereka.

7. Anda Merasa Selalu Salah dan Terus Meminta Maaf

Jika Anda mendapati diri Anda terus-menerus meminta maaf untuk hal-hal kecil, atau selalu merasa cemas dan berjalan seperti di atas pecahan kaca di sekitar orang tersebut, ini adalah tanda bahaya. Gaslighting mengikis kepercayaan diri Anda hingga Anda percaya bahwa semua masalah adalah salah Anda.

Jika tanda-tanda di atas terasa terjadi pada Anda, langkah pertama adalah mempercayai insting Anda dengan:

  • Catat Kejadian: Simpan catatan atau jurnal tentang percakapan atau peristiwa yang membuat Anda bingung. Ini membantu Anda memvalidasi realitas Anda sendiri.
  • Cari Perspektif Luar: Bicaralah dengan teman tepercaya, keluarga, atau seorang profesional seperti psikolog atau terapis.
  • Tetapkan Batasan: Belajarlah untuk berkata “tidak” dan menjauh dari percakapan yang mulai terasa manipulatif.
  • Fokus pada Diri Sendiri: Ingatlah bahwa Anda tidak bertanggung jawab atas emosi atau tindakan orang lain. Prioritaskan kesehatan mental dan kebahagiaan Anda.

Tren Bisnis Parfum

Scroll to Top